Ranggas
Ditulis oleh jalaindra di/pada April 6, 2008
di tanah kering ini aku berpijak
mengakar di kerasnya bebatuan sunyi
sendiri melewati pergantian hari
di sela-sela karang kucari sisa embun
membungkam teriak pilu dahaga
mendendam pada terik dan nyala
sudah terlalu lama tubuhmu tak lagi kuindra
sulur-sulurku merindu mengayun tubuhmu
rerantingku mengeringrapuh
menunggu patah dan luruh
dedaunanku telah layu
hampir menguningkering
hampir gugur dari reranting
akar-akarku merindu sesapan kesejukan
yang bermataair dari bibirmu
yang mengalir melalui telaga pelukmu
jtngr, 0408




